Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

OJK Ungkap Perekonomian 2024-2025 Masih Belum Pasti

CC-02 by CC-02
28 Desember 2023
in Nasional
0
ilustrasi perekonomian 2024 (dok. istimewa)
0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SURAKARTA – Ekonom yang juga mantan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyebut kondisi ekonomi Indonesia banyak didukung oleh permintaan dalam negeri yang cukup besar.

“Kita banyak didukung oleh domestik demand, asal permintaan domestik masih kuat, maka kita otomatis nggak terlalu khawatir,” kata Wimboh saat menghadiri acara Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Surakarta, Selasa (26/12/2023).

Meski demikian, secara umum krisis ekonomi akibat COVID-19 hingga saat ini belum selesai.

Ia mengatakan COVID-19 memberikan dampak yang luar biasa pada sektor ekonomi.

“Yang jualan nggak ada yang beli, yang biasanya jasa pengangkutan nggak ada yang naik, tourism kolaps, termasuk mal dan hotel. Semua sendi ekonomi runtuh di COVID-19,” jelasnya.

Pada saat itu, perekonomian disangga oleh APBN supaya orang bisa tetap makan.

“Seluruh dunia defisitnya membengkak, Inggris defisit lebih dari 10 persen, Indonesia 6,3-6,7 persen. Padahal di undang-undang hanya mengatakan 3 persen,” terangnya.

Menurutnya, ketika pandemi COVID-19 dinyatakan selesai, banyak orang yang sebelumnya tidak bisa berbelanja karena ada pembatasan menjadi lebih konsumtif dengan membelanjakan uang yang selama COVID-19 mereka tabung.

Akibatnya, suplai tidak bisa memenuhi permintaan karena industri perlu waktu kembali mempekerjakan tenaga kerja yang sempat dirumahkan.

“Pabrik untuk hidup kembali butuh waktu, hotel dibersihkan dan itu butuh waktu. Sehingga dalam ilmu ekonomi permintaan terlalu besar pasca-COVID, supply chain (rantai pasok) terganggu. Demand terlalu besar, suplai nggak ada sehingga inflasi tinggi,” terangnya.

Ia memprediksi pada 2024-2025 perekonomian dunia masih akan dihantui oleh ketidakpastian akibat dampak COVID-19 yang lukanya masih belum sembuh betul.

“Imbasnya supply chain terganggu, belum lagi tekanan perang, ekonomi dunia turun. AS juga akan turun ekonominya. Indonesia bisa terimbas karena hubungan dagang tergantung pada China dan AS,” paparnya.

Mengenai optimisme Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa 5 persen, menurutnya harus ada kiat-kiat yang dilakukan.

Satu di antara caranya bagaimana sumber ekonomi baru mampu menyerap tenaga kerja.

“Selain itu, juga bagaimana bisa memberikan multiplier yang tinggi pada peningkatan pajak,” imbuhnya.

Tags: apbnascovidekonominasionalojkpandemi
Previous Post

Menkeu Sri Mulyani Sambangi KPPN Pastikan Pencairan Anggaran Lancar

Next Post

3 Pabrik Besar di Jateng Siap Serap Ribuan Tenaga Kerja

Related Posts

Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto disorot Komisi III DPR terkait penetapan Hogi Minaya sebagai tersangka usai mengejar penjambret. (dok. istimewa)
Breaking News

Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum

29 Januari 2026
TNI melalui Kodim 0501/Jakarta Pusat memberi bantuan kepada Suderajat, pedagang es gabus korban kekerasan di Kemayoran. (dok. istimewa)
Nasional

TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin

29 Januari 2026
Bupati Pati Sudewo (dok. istimewa)
Breaking News

KPK Geledah Kantor KSPPS Artha Bahana Syariah di Pati, Angkut Lima Koper Barang Bukti

25 Januari 2026
Polda Jabar mencatat 10 kantong jenazah korban longsor Cisarua Bandung Barat berada di pos DVI. (dok. istimewa)
Nasional

Longsor Cisarua Bandung Barat: 10 Kantong Jenazah di Pos DVI, Enam Teridentifikasi

25 Januari 2026
Next Post
Ilustrasi pabrik di Jawa Tengah (dok. Photo by Pixabay: https://www.pexels.com/photo/interior-of-empty-parking-lot-257636/)

3 Pabrik Besar di Jateng Siap Serap Ribuan Tenaga Kerja

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved