Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Sepi Murid, SDN 10 Krandegan Hanya Dapat 2 Siswa Baru

CC-01 by CC-01
16 Juli 2025
in Daerah
0
Sekolah tingkat SD di Kulon Progo DIY ada yang hanya mendapat 1 siswa (dok. istimewa)

Sekolah tingkat SD di Kulon Progo DIY ada yang hanya mendapat 1 siswa (dok. istimewa)

0
SHARES
1
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, BANJARNEGARA — Dua kursi kecil disiapkan di ruang kepala sekolah. Bukan untuk tamu atau rapat guru. Tapi untuk dua siswa baru, satu-satunya yang mendaftar di SD Negeri 10 Krandegan, Banjarnegara, tahun ajaran ini.

“Tahun ini cuma dua anak. Tahun lalu masih tujuh, sekarang tinggal dua,” ujar salah satu guru, Selasa (15/7/2025), dengan nada pasrah bercampur sedih.

Fenomena menyusutnya jumlah peserta didik baru di SDN 10 Krandegan bukan baru kali ini terjadi. Namun, tahun ini menjadi titik terendah. Sekolah yang dulu ramai oleh tawa anak-anak, kini hanya menyambut dua siswa di kelas 1. Padahal, pihak sekolah sudah melakukan berbagai upaya: menyambangi rumah warga satu per satu, berkoordinasi dengan komite sekolah, bahkan menyampaikan ajakan langsung kepada orang tua murid di lingkungan sekitar.

Namun usaha itu seolah tak cukup. Banyak orang tua memilih mendaftarkan anak-anak mereka ke sekolah lain yang lebih besar, dengan fasilitas yang lebih lengkap.

“Di sekitar sini memang ada SD besar seperti SD Argasoka, SDN 4 Krandegan, dan beberapa SD swasta. Jadi kemungkinan warga lebih memilih ke sana,” jelasnya.

Bersekolah di Ruang Kepala Sekolah

Dengan hanya dua siswa dan sejumlah ruang kelas yang rusak, pihak sekolah harus beradaptasi. Ruang kepala sekolah pun disulap menjadi ruang kelas darurat. Ada juga siswa yang belajar di ruang perpustakaan.

“Karena satu ruang kelas kondisinya rusak, jadi terpaksa kami manfaatkan ruangan lain. Yang penting anak-anak tetap bisa belajar dengan nyaman,” ujarnya.

Di tengah keterbatasan, para guru tetap datang seperti biasa. Mereka berdedikasi penuh meski yang dihadapi hanya segelintir siswa. Semangat mengajar tak surut meski jumlah murid tak sebanding dengan jumlah meja di kelas.

Sekolah yang Tetap Berdiri, Meski Sunyi

SDN 10 Krandegan adalah potret kecil dari banyak sekolah pinggiran yang terseok menghadapi persaingan di tengah gempuran sekolah unggulan, swasta, dan minimnya angka kelahiran di pedesaan.

“Kami ingin tetap bertahan. Kalau tidak ada sekolah, anak-anak di sekitar sini harus jalan jauh. Kasihan mereka,” tuturnya.

Kini, sekolah itu tetap berdiri. Meskipun sunyi. Meskipun hanya dengan dua pasang sepatu kecil di depan pintu setiap pagi.(CC-01)

Tags: fasilitas sekolah rusakguru pedalamankisah inspiratif gurukrisis siswa SDminim siswa barupendidikan BanjarnegaraSDN 10 Krandegansekolah pinggiransekolah sepi murid
Previous Post

“Laptop Skripsiku Hilang di Bus Rosalia Indah”: Cerita Tabita yang Viral Usai Kehilangan Barang Berharga Saat Perjalanan Solo–Malang

Next Post

Viral Domba dengan Corak Lafaz Allah, Pedagang di Temanggung: “Belum Saya Lepas, Masih Sayang”

Related Posts

Ilustrasi pembacokan (dok. istimewa)
Daerah

Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang

30 Maret 2026
Ledakan petasan di Grobogan melukai dua remaja saat memusnahkan sisa petasan. (dok. istimewa)
Daerah

Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

25 Maret 2026
Propam Polda Jateng dalami dugaan pengeroyokan Kades Purwasaba Hoho Alkaf di Banjarnegara. (dok. istimewa)
Daerah

Dugaan Pengeroyokan Kades Purwasaba Didalami, Propam Polda Jateng Turun Tangan

17 Maret 2026
MA Muhammadiyah Majenang meraih juara pertama Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026 yang digelar DPW PAN Jateng di SMK Muhammadiyah Sampang, Cilacap. (dok. istimewa)
Daerah

MA Muhammadiyah Majenang Juara Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026

7 Maret 2026
Next Post
Viral kambing lafaz Allah di Temanggung, Jawa Tengah (dok. istimewa)

Viral Domba dengan Corak Lafaz Allah, Pedagang di Temanggung: "Belum Saya Lepas, Masih Sayang"

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang
  • Wanita Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Penyebabnya
  • Pemerintah Rencanakan Pangkas Anggaran Kementerian, Bansos dan Program MBG Dipastikan Aman
  • Iran Izinkan Kapal Non-Musuh Melintas Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Timur Tengah
  • Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved