Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Politik

Cak Imin Serahkan Kadernya yang Terlibat Korupsi di Kemnaker ke KPK

CC-02 by CC-02
31 Januari 2024
in Politik
0
Gedung KPK (dok. elhkpn.kpk.go.id)
0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JATIM – Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, menyerahkan kasus korupsi di Kemnaker yang melibatkan politisi PKB, Reyna Usman, kepada proses hukum.

Ia tak menyebut jelas, apakah PKB akan memberikan pendampingan hukum bagi Reyna atau tidak.

Diketahui KPK menahan Wakil Ketua DPW PKB Bali Reyna Usman.

Reyna Usman ditahan setelah ia diperiksa sebagai tersangka dalam dugaan korupsi pengadaan sistem proteksi tenaga kerja di Kemnaker.

Kasus itu terjadi pada 2012, saat Reyna menjabat Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Berdasarkan perhitungan BPK, kerugian negara mencapai Rp 17,6 miliar.

Selain Reyna, ada juga Sekretaris Badan Perencanaan dan Pengembangan Kemnaker sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), I Nyoman Darmanta yang ditahan.

Satu tersangka lain, Direktur PT Adi Inti Mandiri, Karunia, belum ditahan karena ia tak hadir pemeriksaan.

Kasus dugaan korupsi ini terjadi, kala Muhaimin Iskandar menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja.

Saat itu pemerintahan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono tengah berkuasa.(CC-01)

Tags: cak iminkorupsikpkmuhaimin iskandarpkb
Previous Post

Janggal! Nama Mahfud MD Sempat Tak Muncul di Media Sosial X

Next Post

Emil Salim Sentil Pemerintahan Jokowi Saat Kedatangan Ganjar Pranowo

Related Posts

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (dok. istimewa)
Politik

Megawati: Kritik terhadap Kekuasaan Harus Berbasis Data, Bukan Kemarahan atau Serangan Personal

13 Januari 2026
Andreas Hugo Pareira menilai pencabutan hak pilih rakyat berpotensi memicu kemarahan publik dan kemunduran demokrasi. (dok. istimewa)
Politik

PDI-P Tolak Pilkada Lewat DPRD, Nilai Cabut Hak Pilih Rakyat Bisa Picu Kemarahan Publik

31 Desember 2025
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (dok. istimewa)
Breaking News

Hasto Kristiyanto Jalani Sidang Vonis Besok, Elite PDIP Optimistis Divonis Bebas

31 Juli 2025
Logo baru PSI gajah kepala merah (dok. istimewa)
Politik

Ganti Logo Jelang Kongres PSI di Solo, Gajah Kepala Merah Pengganti Mawar, Lawan Kuat Banteng?

16 Juli 2025
Next Post
Ganjar Pranowo bertemu dengan Emil Salim beberapa waktu lalu. (dok. istimewa)

Emil Salim Sentil Pemerintahan Jokowi Saat Kedatangan Ganjar Pranowo

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved